Jumat, 05 April 2019

KONSEP DASAR TEKNOLOGI PENDIDIKAN, LATIPA PIRANTI


KONSEP DASAR TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Kelompok
Mata Kuliah Media Pembelajaran
Dosen pengampu:
UMAR, M.Pd.I




Disusun Oleh:
Kelompok 1
Kelas PGMI D/VI
Destiya Saputri (1601050046)
Latipa Piranti (1601050103)
Muhammad Ilham (1601050070)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
LAMPUNG
T.A. 2018/2019

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak henti-hentinya memberikan rahmat dan karunianya kepada kita semua sehingga kita masih di izinkan untuk menatap indahnya kebesarannya. Salam dan shalawat selalu tercurahkan kepada baginda Rasulullah Sallalllahu alaihi wa ssallam, sang
revolusioner sejati yang telah merubah manusia biadab menjadi manusia beradab yang telah merubah manusia jahilyah menjadi manusia berilmu, dan perubahan itupun masih biasa kita rasakan sampai saat ini, dan berkat perubahan itu pulalah sehingga kami mampu menyelesaikan Tugas Makalah ini Dengan judul “KONSEP DASAR TEKNOLOGI PENDIDIKAN”. Banyak kesulitan dan hambatan yang kami hadapi dalam menyelesaikan makalah ini tapi berkat semangat dan kegigihan serta bimbingan dari berbagai pihak sehingga kami mampu menyelesaikan tugas kelompok ini dengan baik, oleh karena itu dalam kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini. Terkhusus kami ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua kami yang tak henti-hentinya mendukung dan mendoakan kami dalam menuntut ilmu.. Kami menyadari bahwa tugas kelompok ini masih belum sempurna, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan guna di masa yang akan datang kami mampu membuat yang lebih baik lagi dari makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama bagi para pembaca yang budiman.
Metro, 21 Februari 2019




Kelompok 1

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................. i
KATA PENGANTAR ............................................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................... 2
C. Tujuan ............................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN.......................................................................... 3
A. Pengertian Teknologi .................................................................... 3 
B. Pengertian Pendidikan .................................................................. 4
C. Pengertian Teknologi Pendidikan ................................................ 5
D. Manfaat dan fungsi Teknologi pendidikan ................................. 9
BAB III PENUTUP ................................................................................. 14
Kesimpulan........................................................................................ 14
DAFTAR PUSTAKA

BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan investasi yang paling utama bagi setiap bangsa, apa lagi bagi bangsa yang sedang berkembang, yang giat membangun negaranya. Dalam zaman kemajuan ilmu pengetahuan ini para ahli berusaha untuk meningkatkan mengajar menjadi suatu ilmu. Teknologi pendidikan memberikan pendekatan yang sistematis dan kritis tentang proses belajar mengajar. Kunci pembangunan masa mendatang bagi bangsa Indonesia adalah pendidikan. Dengan teknologi pendidikan secara teknis dapat membantu bagaimana agar anak didik secara maksimal mampu menyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh guru-gurunya, dan agar setiap pribadi dapat berkembang secara maksimal dengan jalan memanfaatkan segala macam nilai positif terhadap lingkungan tempat hidupnya.
Sekolah harus merespon perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih yang menyediakan segudang ilmu pengetahuan yang baru dan lama. Pembelajaran di sekolah perlu menggunakan serangkaian peralatan elektronik yang mampu bekerja lebih efektif dan efisien. Walaupun demikian, peran guru tetap dibutuhkan di kelas, sebagai desainer, motivator, pembimbing, dan sebagai nya, tentunya sebagai sosok individu harus tetap dihormati. Teknologi pendidikan merupakan suatu kebutuhan karena dengan penggunaannya diharapkan adanya peningkatan mutu belajar atau mengajar, peningkatan produktivitas atau efisiensi dan akses, peningkatan sikap belajar yang positif, pengembangan profesional dan adanya peningkatan profil atau pengenalan. Dengan demikian diharapkan sekolah mengalami perubahan-perubahan yang sesuai dengan tuntutan global. Teknologi
pendidikan seringkali diasumsikan dalam persepsi yang mengarah pada masalah elektronika padahal konsep teknologi mengandung pengertian yang luas untuk itu dalam tulisan ini akan dibahas lebih lanjut.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan teknologi?
2. Apa yang dimaksud dengan pendidikan?
3. Apa yang dimaksud dengan teknologi pendidikan?
4. Bagaimana konsep teknologi pendidikan?
5. Apa itu fungsi teknologi pendidikan?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui apa itu pengertian teknologi
2. Untuk mengetahui apa itu pengertian pendidikan
3. Untuk mengetahui apa itu pengertian teknologi pendidikan
4. Untuk mengetahui apa itu konsep teknologi pendidikan
5. Untuk mengetahui apa itu fungsi teknologi pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Teknologi
Istilah teknologi berasal dari Bahasa Yunani yaitu technologia yang menurut Webster Dictionary yaitu systematic treatment atau penanganan sesuatu secara sistematis, sedangkan techne sebagai suatu dasar kata teknologi berasal dari kata art, skill, science atau keahlian, keterampilan dan ilmu.1 Bagi bangsa Yunani kuno teknologi diakui sebagai suatu kegiatan khusus dan sebagai  pengetahuan.Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Perluasan teknologi tentang benda dimana teknologi bukan sekedar benda, alat, bahan atau erkakas tetapi tersimpul pula sikap, perbuatan, organisasi, managemen yang berhubungan dengan penerapan ilmu.Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai identitas benda maupun bukan benda yang di ciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata.
Ada beberapa pendapat tentang teknologi menurut para ilmuwan yaitu:2
1. Menurut Yp Simon (1983), teknologi adalah suatu disiplin rasional yang dirancang untuk meyakinkan penguasaan dan aplikasi ilmiah.
2. Menurut Saliman (1993), teknologi adalah sesuatu ilmu pengetahuan dan pengembangan industri
3. Menurut Paul Saetiles (1968). Teknologi selain mengarah pada permesinan, teknologi meliputi proses, sistem, manajemen dan mekanisme kendali manusia dan bukan manusia.
Pengertian Teknologi Pendidikan diabad ke dua puluh meliputi lentera pertama proyektor slide, kemudian radio dan kemudian gambar hidup.
Sedangkan abad 19 ke bawah sampai lima belas teknologi lebih diartikan papan tulis dan buku.
B. Pengertian Pendidikan
Pendidikan adalah proses yang kompleks dan terpadu pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia. Pengertian pendidikan menurut para ahli :
1. Menurut Frederick J. Mc Donald, pendidikan adalah proses atau kegiatan yang diarahkan untuk mengubah tabiat (behavior) manusia atau setiap tanggapan, perubahan seseorang.3
2. Adapun menurut Zakiah Daradjat, pendidikan merupakan usaha membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa memahami ajaran secara menyeluruh.
3. Menurut Ki hajar dewantara pendidikan adalah tuntutan didalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya pendidikan yaitu menuntut segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
4. Adapun menurut UU No. 2 tahun 2003 pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
5. Menurut UU No. 2 tahun 1989 pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang.
6. Menurut Thompson, pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku pikiran dan sifatnya.
7. Menurut M. J. Longeveled pendidikan merupakan usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaanya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan hidupnya sendiri.
8. Menurut Prof. Richey menjelaskan istilah pendidikan berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya didalam masyarakat.
9. Menurut Ibnu Muqaffa pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indra kita seperti makan dan minum dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan dan rohani
10. Menurut Plato pendidikan itu adalah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesempurnaan.
C. Pengertian Teknologi Pendidikan
Tumbuh dan berkembangnya suatu konsep tidak akan terlepas dari
konteks dimana konsep itu akan tumbuh. Setiap konsep tentu memerlukan istilah
atau nama yang diciptakan sebagai lambing untuk mengidentifikasikan konsep
yang dimaksud dan untuk mengkomunikasikan gagasan yang ada di
dalamnya.Teknologi pendidikan merupakan konsep yang kompleks. Ia dapat
dikaji dari berbagai segi dan kepentingan. Teknologi pendidikan sebagai suatu
bidang kajian ilmiah senantiasa berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu
dan teknologi yang mendukung dan mempengaruhinya. Ada beberapa pendapat
tentang apa yang dimaksud dengan teknologi pendidikan. Istilah yang digunakan
4 Zaenal Mukarom dan Rusdiana, Kominikasi dan Teknologi Informasi Pendidikan,
(Bandung : Pustaka Setia, 2017) h.46
6
dalam bahasa inggris adalah structional technology atau educational technology.
Salah satu pendapat ialah bahwa instruction technology means the media born of
the communications revolution which can be used for instructional purpose
alongside the teacher, the book, and the blackboard.5 Jadi yang diutamakan ialah
media komunikasi yang berkembang secara pesat sekali yang dapat dimanfaatkan
dalam pendidikan. Menurut definisi AECT (Association for Educational
Communications Technology) 1977, teknologi pendidikan adalah proses
kompleks yang terintegrasi meliputi orang, prosedur, gagasan, sarana dan
organisasi untuk menganalisa masalah, merancang melaksanakan, menilai dan
mengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar pada manusia.
Ada pendapat bahwa teknologi pendidikan adalah pengembangan,
penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki
dan meningkatkan proses belajar manusia. Finn berpendapat bahwa mesin sebagai
simbol teknologi dan perubahan sikap-sikap masyarakat merupakan tahap
prakondisi bagi teknologi pembelajaran.6 Teknologi pendidikan memandang soal
mengajar dan belajar sebagai masalah atau problema yang harus dihadapi secara
rasional dan ilmiah. Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpilkan bahwa
teknologi pendidikan adalah suatu disiplin ilmu yang memfokuskan diri dalam
upaya memfasilitasi belajar pada manusia.
Jadi Teknologi Pendidikan adalah segala usaha untuk memecahkan
masalah pendidikan lebih detail dapat diuraikan bahwa:7
1. Teknologi Pendidikan lebih dari perangkat keras. Ia terdiri dari desain dan
lingkungan yang melibatkan pelajar.
2. Teknologi dapat juga terdiri segala teknik atau metode yang dapat
dipercaya untuk melibatkan pelajaran; strategi belajar kognitif dan
keterampilan berfikir kritis.
3. Teknologi pendidikan menawarkan berbagai cara, bukan satu cara.
5 Commision on Instructional technology dalam Norman Beswick, Resource-Based
learning 1997 hal.39 dalam Nasution, Teknologi Pendidikan (Jakarta : Bumi Aksara, 1999), h.
6 Finn, AECT, 1977 h.51 dalam Yusufhadi Miarso dkk, Teknologi Komunikasi
Pendidikan, (Jakarta : Rajawali) h.17
7 Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam Peningkatan Kualitas
Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1 Februari 2017, h.124
7
4. Teknologi pendidikan menawarkan cara yang sistemik (bersistem) bukan
persial, tetapi menyeluruh dan integrative dengan melibatkan semua
komponen pembelajaran.
5. Belajar teknologi dapat dilingkungan manapun yang melibatkan siswa
belajar secara aktif, konstruktif, autentik dan kooperatif serta bertujuan.
Lima teknologi baru yang dapat menciptakan sistem pendidikan yang
lebih baik :
1. Lima macam Teknologi
a. Teknologi yang pertama : Sistem berpikir Sistem berpikir menjadikan
kita untuk lebih hati-hati dengan munculnya tiap mode di dunia
pendidikan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya perubahan yang
tidak kita inginkan. Tanpa sistem berpikir kita akan sulit untuk
mengadakan peningkatan riil di bidang pendidikan. Jadi sistem berpikir
menghadirkan konsep sistem yang umum, dimana berbagai hal saling
terkait.
b. Teknologi yang kedua: Desain sistem Desain sistem adalah teknologi
merancang dan membangun sistem yang baru. Perubahan yang
dimaksud adalah perubahan yang cepat yang meningkatkan harapan.
Desain sistem memberi kita peralatan untuk menciptakan suatu sistem
yang baru dan suatu strategi untuk perubahan.
c. Teknologi yang ketiga: Kualitas pengetahuan Mutu atau kualitas
pengetahuan merupakan teknologi yang memproduksi suatu produk
atau jasa/ layanan yang sesuai harapan dan pelanggan. Ilmu
pengetahuan yang berkualitas telah menjadi alat yang sangat berharga
dalam inovasi pendidikan/ sekolah.
d. Teknologi yang keempat : Manajemen Perubahan Manajemen
perubahan adalah suatu cara untuk memandu energi kreatif ke arah
perubahan positif. Dapat juga diartikan sistem pemikiran yang berlaku
untuk aspek manajemen inovasi tentunya dengan berorientasi pada
POAC (Perencanaan, Organisasi, Aktualisasi dan Kontrol).
8
e. Teknologi yang kelima : Teknologi pembelajaran Disini ada dua bagian
yaitu peralatan Pelajar elektronik.
Kelima teknologi tersebut merupakan suatu keterpaduan untuk menuju
inovasi pendidikan sehingga dalam memecahkan masalah pendidikan perlu
kombinasi peralatan/alat elektronik, orang-orang, proses, manajemen,
intelektual, untuk perubahan yang efektif. Pemanfaatan teknologi komputer dan
internet dalam pembelajaran belum optimal disebabkan fasilitas yang kurang
maksimal dan masih relatif banyak guru yang belum menguasai teknologi
komputer dan internet.8
2. Tiga macam teknologi pendidikan
Macam-macam teknologi pendidikan menurut Davies (1972) ada tiga
yaitu:
a. Teknologi pendidikan satu
Teknologi pendidikan satu yaitu mengarah pada perangkat keras seperti
proyektor, laboratorium, komputer (CD ROM, LCD, TV, Video dan
alat elektronik lainnya). Teknologi mekanik ini dapat mengotomatiskan
proses belajar mengajar dengan alat yang memancarkan, memperkuat
suara, mendistribusikan, merekam dan mereproduksi stimuli material
yang menjangkau pendengar/ siswa dalam jumlah yang besar.
Teknologi satu ini efektif dan efisien.
b. Teknologi pendidikan dua
Teknologi pendidikan dua mengacu pada ”perangkat lunak” yaitu
menekankan pentingnya bantuan kepada pengajaran. Terutama sekali
dalam kurikulum, dalam pengembangan instruksional, metodologi
pengajaran, dan evaluasi. Jadi teknologi dua, menyediakan keperluan
bagaimana merancang yang baru atau memperbarui yang sekarang,
bermanfaat pada pengalaman belajar Mesin dan mekanisme dipandang
sebagai instrumen presentasi atau transmisi.
c. Teknologi pendidikan tiga
8 Sujoko, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Media
Pembelajaran di SMP Negeri 1 Geger Mediun, Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan,
Vol.1 No.1 Januari 2013, h.72
9
Teknologi pendidikan tiga, yaitu kombinasi pendekatan dua teknologi
yaitu “peragkat keras“ dan perangkat lunak”. Teknologi pendidikan
tiga, orientasi utamanya yaitu ke arah pendekatan sistem, dan sebagai
alat meningkatkan manfaat dari apa yang ada di sekitar. Teknologi ini
sebagai pendekatan pemecahan masalah, titik beratnya dalam orientasi
diagnostik yang menarik. Dari ketiga macam teknologi di atas dapat
dikatakan bahwa teknologi pendidikan dalam konteks sebenarnya
adalah tidak hanya mengacu pada prangkat keras saja, namun juga
meliputi perangkat lunak dan perpaduan keduanya perangkat keras dan
lunak.
Teknologi pendidikan merupakan perpaduan dari unsur manusia,
mesin, ide, prosedur dan pengelolaan yang bersifat abstrak. Teknologi
pendidikan juga merupakan suatu cara yang sistematis dalam mendesain,
melaksanakan, dan mengevaluasi proses keseluruhan dari belajar dan
pembelajaran dalam tujuan pembelajaran agar pembelajaran berjalan dengan
efektif dan efisien.
D. Manfaat dan fungsi Teknologi pendidikan
Teknologi pendidikan dalam pengajaran adalah kajian dan praktik untuk
membantu proses belajar dan meningkatkan kinerja dengan membuat,
menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang memadai.
Manfaat, fungsi dan peran teknologi pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Manfaat Teknologi Pendidikan
Mengenai manfaat teknologi pendidikan dalam pembelajaran
sangatlah banyak dan hal ini tergantung dari siapa yang memanfaatkannya.
Berikut adalah beberapa manfaat dari teknologi pembelajaran bagi pendidik
dan peserta didik:
1) Manfaat bagi pendidik
a. Pendidik dapat lebih memudahkan tercapainya tujuan pendidikan.
b. Pendidik dapat mempermudah desain pembelajaran.
c. Pendidik dapat menunjang metode pembelajaran.
10
d. Pendidik dapat lebih meningkatkan efektifitas Pembelajaran.
e. Pendidik lebih mudah menyampaikan materi pembelajaran.
f. Pendidik dapat mengefisiensikan waktu.
g. Dapat menjadi daya dukung pengajaran seorang pendidik.
2) Manfaat bagi peserta didik
a. Peserta didik dapat lebih cepat menyerap materi pelajaran yang
diberikan oleh pendidik.
b. Peserta didik menerima materi pembelajaran dengan senang.
c. Peserta didik dapat mempresentasikan apa yang mereka ketahui.
d. Peserta didik tidak bosan dengan cara penyampaian materi
pembelajaran secara verbal.
2. Fungsi teknologi pendidikan
Adapun beberapa fungsi teknologi pendidikan yaitu :
a. Sebagai sarana bahan ajar yang ilmiah dan obyektif.
b. Sebagai sarana untuk memotifasi peserta didik yang semangat
belajarnya rendah.
c. Sebagai sarana untuk membantu peserta didik mempresentasikan
apa yang mereka ketahui.
d. Sebagai sarana untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran.
e. Sebagai sarana mempermudah penyampaian materi.
f. Sebagai sarana untuk mempermudah desain pembelajaran.
g. Sebagai media pendukung pelajaran dengan mudah
h. Sebagai sarana pendukung terlaksananya program pembelajaran
yang sistematis.
i. Sebagai sarana meningkatkan keberhasilan pembelajaran.
3. Peran Teknologi Pendidikan
Ada sejumlah peran dari memperkenalkan teknologi di bidang
pendidikan. Dengan menggunakan potensi teknologi, kecepatan dan gaya
belajar telah mengalami perubahan dan komunikasi telah menjadi lebih mudah.
Berikut adalah beberapa peranan dari teknologi pendidikan:
11
a) Salah satu peran teknologi pendidikan bagi siswa adalah bahwa hal itu
membantu mereka meningkatkan kemampuan belajar mereka. Karena itu
adalah salah satu bidang yang terus berubah.
b) Informasi dapat digambarkan dalam berbagai cara dengan bantuan bahan
studi. Pengetahuan telah menjadi mudah diakses oleh siswa di setiap
bagian dunia dengan penerapan teknologi di bidang pendidikan. Kelas
online membantu siswa untuk berinteraksi dengan siswa lain milik aliran
yang sama, tetapi terletak di tempat lain di dunia.
c) Karena Internet adalah media utama, maka siswa tidak harus membawa
ransel yang berat penuh dengan buku. Mereka dapat berjalan dengan
nyaman ke kelas di mana peralatan tersebut sudah ditempatkan.9
Yang jelas perubahan sekolah untuk menghadapi dunia global harus
disiapkan dari unsur SDM yang berkualitas sehingga mampu berfikir membuat
desein pendidikan, punya kiat manajemen yang baik dan tidak gagap terhadap
pendidikan. Jadi dapat dikatakan bahwa antara inovasi pendidikan dengan
teknologi. Jadi dapat dikatakan bahwa antara inovasi pendidikan dengan teknologi
pendidikan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Inovasi
merupakan obyek dan teknologi pendidikan merupakan subyeknya.
Menurut Sadiman, keberadaan teknologi harus dimaknai sebagai upaya
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dan teknologi tidak dapat dipisahkan
dari masalah, sebab teknologi lahir dan dikembangkan untuk memecahkan
permasalahan yang dihadapi oleh manusia. Berkaitan dengan hal tersebut, maka
teknologi pendidikan juga dapat dipandang sebagai suatu produk dan proses.10
Sebagai suatu produk teknologi pendidikan mudah dipahami karena sifatnya lebih
konkrit seperti radio, televisi, proyektor, OHP dan sebagainya. Sebagai sebuah
proses teknologi pendidikan bersifat abstrak. Dalam hal ini teknologi pendidikan
bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang kompleks, dan terpadu yang
9 Nasruddin Hasibuan, “Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Impikasi Teknologi
Pendidikan”, Fitrah Vol. 01 No. 02 Juli – Desember 2015
10 Sadiman, 1993 dalam Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam
Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1 Februari 2017
12
melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis
masalah, mencari jalan untuk permasalahan,melaksanakan, menilai, dan
mengelola pemecahan masalah tersebut yang mencakup semua aspek belajar
manusia.11 Sejalan dengan hal tersebut, maka lahirnya teknologi pendidikan lahir
dari adanya permasalahan dalam pendidikan.
Permasalahan pendidikan yang mencuat saat ini, meliputi pemerataan
kesempatan memperoleh pendidikan, peningkatan mutu / kualitas, relevansi, dan
efisiensi pendidikan. Permasalahan serius yang masih dirasakan oleh pendidikan
mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi adalah masalah kualitas,
tentu saja ini dapat di pecahkan melalui pendekatan teknologi pendidikan.
Terdapat tiga prinsip dasar dalam teknologi pendidikan sebagai acuan dalam
pengembangan dan pemanfaatannya, yaitu : pendekatan sistem, berorientasi pada
mahasiswa, dan pemanfaatan sumber belajar.12 Prinsip pendekatan sistem berarti
bahwa penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran perlu diseain/perancangan
dengan menggunakan pendekatan sistem.
Dalam merancang pembelajaran diperlukan langkah-langkah prosedural
meliputi : identifikasi masalah, analisis keadaan, identifikasi tujuan, pengelolaan
pembelajaran, penetapan metode, penetapan media evaluasi pembelajaran. Prinsip
berorientasi pada mahasiswa beratri bahwa dalam pembelajaran hendaknya
memusatkan perhatiannya pada peserta didik dengan memperhatikan
karakteristik,minat, potensi dari mahasiswa. Prinsip pemanfaatan sumber belajar
berarti dalam pembelajaran mahasiswa hendaknya dapat memanfaatkan sumber
belajar untuk mengakses pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkannya.Satu
hal lagi lagi bahwa teknologi pendidikan adalah satu bidang yang menekankan
pada aspek belajar mahasiswa.
Keberhasilan pembelajaran yang dilakukan dalam satu kegiatan
pendidiakan adalah bagaimana mahasiswa dapat belajar, dengan cara
11 AECT, 1977 dalam Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam
Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1 Februari 2017
12 Sadiman, 1984 dalam Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam
Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1 Februari 2017
13
mengidentifikasi, mengembangkan, mengorganisasi, serta menggunakan segala
macam sumber belajar. Dengan demikian upaya pemecahan masalah dalam
pendekatan teknologi pendidikan adalah dengan mendayagunakan sumber belajar.
Hal ini sesuai dengan ditandai dengan pengubahan istilah dari teknologi
pendidikan menjadi teknologi pembelajaran. Dalam definisi teknologi
pembelajaran dinyatakan bahwa ”teknologi pendidikan adalah teori dan praktek
dalam hal desain, pengembangan, pemanfaatan, mengelolaan, dan evaluasi
terhadap sumber dan proses untuk belajar”.
14
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Demikian tadi pemamparan dari kami mengenai Konsep Dasar Teknologi
Pendidikan beserta manfaat dan kekurangannya bagi pendidik dan peserta didik.
Dapat diambil garis besarnya bahwa konsep teknologi pendidikan sangat berperan
penting karena banyak memberikan manfaat, memberi efisiensi kinerja, bahan
baku serta peran peserta didik. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan
sebagai identitas benda maupun bukan benda yang di ciptakan secara terpadu
melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai.
Teknologi pendidikan adalah pengembangan, penerapan dan penilaian
sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses
belajar manusia. Teknologi pendidikan merupakan perpaduan dari unsur manusia,
mesin, ide, prosedur dan pengelolaan yang bersifat abstrak. Teknologi pendidikan
juga merupakan suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan
mengevaluasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam tujuan
pembelajaran agar pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien.
15
DAFTAR PUSTAKA
Nasution, Teknologi Pendidikan Jakarta : Bumi Aksara, 1999 Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan  Fungsi Teknologi Dalam Peningkatan Kualitas
Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1 Februari 2017
Frederick J.McDonald, Educational Psychology, Tokyo : Overseas Publication
LTD, 1959 dalam Zaenal Mukarom dan Rusdiana, Kominikasi dan
Teknologi Informasi Pendidikan, Bandung : Pustaka Setia, 2017
Sujoko, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Media
Pembelajaran di SMP Negeri 1 Geger Mediun, Jurnal Kebijakan dan
Pengembangan Pendidikan, Vol.1 No.1 Januari 2013, h.72
Zaenal Mukarom dan Rusdiana, Kominikasi dan Teknologi Informasi Pendidikan,
Bandung : Pustaka Setia, 2017
Commision on Instructional technology dalam Norman Beswick, Resource-Based
learning 1997 dalam Nasution, Teknologi Pendidikan Jakarta : Bumi
Aksara, 1999
Finn, AECT, 1977 dalam Yusufhadi Miarso dkk, Teknologi Komunikasi
Pendidikan, Jakarta : Rajawali
Hasibuan, Nasruddin,“Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Impikasi
Teknologi Pendidikan”, Fitrah Vol. 01 No. 02 Juli – Desember 2015
Sadiman, 1984 dalam Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam
Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3. No. 1
Februari 2017
AECT, 1977 dalam Meri Andri Rogantina, ”Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam
Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, Jurnal Ilmiah Research Sains Vol. 3.
No. 1 Februari 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar